Blogger templates

Pages

Showing posts with label Modding. Show all posts
Showing posts with label Modding. Show all posts

Friday, 20 September 2013

Cara Install Adrenaline™ Engine Untuk Mempercepat Performa Android

Cara Install Adrenaline™ Engine Untuk Mempercepat Performa Android - Apakah anda merasa smartphone Android anda lemot? Punya masalah dengan kinerja Android?

Sekarang tidak hanya dengan Pimp My ROM atau Rakun Optimizer saja yang bisa anda pergunakan untuk mengatasi problema Android anda.

Ada banyak tweak yang tersebar luas di forum-forum Android. Diantaranya sudah saya kupas di Kumpulan Cara Menambah Performa dan Kinerja Android. Tapi masih ada lagi satu tweak hebat yang lumayan familiar yang belum pernah saya ulas bahkan saya singgung.

Kita tentu mengenal tweak SuperCharger yang fenomenal itu. Ya meskipun tidak semua orang paham bagaimana cara instalasinya karena ribet dan bingung harus pilih mana option-option nya. Karena itu banyak pula dikembangkan tweak-tweak lain yang serupa yang memakai base SuperCharger. Contoh nya Rakun Optimizer diatas.

Selain SuperChager, ada lagi namanya ThunderBolt. ThunderBolt juga masih memakai SuperCharger. Hanya saja ini sudah dirakit ulang menjadi lebih simple, menawarkan keunggulan-keunggulan seperti better performance, better battery life, better network, less RAM, dan lain-lain.

Tapi masih ada lagi tingkatan selanjutnya dari ThunderBolt. Yakni Adrenaline™ Engine.

Cara Install Adrenaline™ Engine Untuk Mempercepat Performa Android

Adrenaline™ Engine adalah sebuah tweak hasil modifikasi dari ThunderBolt Tweak buatan pikachu01. Yang mengembangkan adalah ImbaWind.

Adrenaline™ Engine mulanya dibuat khusus hanya untuk device Samsung Galaxy saja. Namun pada hakikatnya semua Android itu sama dan itu terbukti Adrenaline™ Engine bisa berjalan dengan mulus di Xperia Mini saya. Entah kalau untuk smartphone anda..

Beberapa fitur dari Adrenaline™ Engine sebagai berikut :
  • ✔ Increase touchscreen sensitivity
  • ✔ Less RAM usage through zipalign. | World first smart zipaligning
  • ✔ Reduced /dbdata, /data, /sdcard usage of *.db files and faster database access
  • ✔ Faster disk access through remount script (noatime, disabled barrier etc)
  • ✔ Better network throughput from TCP tweaks and 3G tweaks
  • ✔ Tons of prop tweaks
  • ✔ Overall Better Performance and Battery Life
  • ✔ Less lags through LMK Tweak and Various VM Tweaks
  • ✔ Faster SDCARD Read/Write Speed
  • ✔ Bypass website like thepiratebay.se
  • ✔ CWM Flashable
Mungkin fitur diatas sedikit lebih banyak dari ThunderBolt.

Cara Install Adrenaline™ Engine Untuk Mempercepat Performa Android

 Persyaratan :
  • Android Gingerbread 2.3x
  • Kurang lebih ada space minimal 2 MB didalam /system/
  • Init.D
  • CWM Recovery
Step by step :
  • Pertama yang harus diperhatikan, hapus semua tweak yang pernah anda install / inject ke folder init.d didalam system anda. Fungsinya untuk menghindari crash dan supaya script Adrenaline™ Engine dapat bekerja
  • Download Adrenaline™ Engine tweak di link berikut lalu copy ke SD Card : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1579710. *Khusus bagi anda yang memakai custom ROM CyanogenMOD, download Adrenaline™ Engine untuk CyanogenMOD
  • Reboot perangkat anda ke Recovery Mode (CWM)
  • Flash Adrenaline™ Engine yang sudah anda pindah
  • Reboot
  • Selesai
Bagaimana cara uninstall Adrenaline™ Engine? Di thread didalam link diatas sudah disertakan Uninstaller Adrenaline™ Engine yang siap untuk di download. Cara memakai nya pun sama. Flash ulang memakai recovery dan reboot.

Ada pertanyaan? Bingung? Baca original thread nya di link diatas.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Saturday, 14 September 2013

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android - Tutorial ini merupakan request dari mas Ree Eady yang beberapa waktu lalu mengirimi saya pesan via Facebook, apakah warna font android ics bisa dirubah gan ?? tmen ane pake ginggerbred bisa jadi ijo fontnya. kalau bisa kasih pencerhan yaa master .

Seperti yang kita ketahui, Android merupakan sistem operasi berbasis open source yang memakai kernel dari Linux. Kita diberi kesempatan untuk modding system termasuk performa dan interface sesuka kita dan itu legal tidak menyalahi aturan.

Beberapa contoh soal improvisasi kinerja Android misalnya peningkatan kecepatan processor Android dalam berlari yang bisa memberikan kenyaman dan keharmonisan dalam bermain game dan bisa sebagai ajang relaksasi yang efeknya akan merenovasi serta mem-birthday sistem Android sehingga daya tahan tubuh Android nya menjadi lebih ringan dapat dilihat didalam artikel di blog ini yang title nya Kumpulan Cara Menambah Performa dan Kinerja Android. #DemamVickyPrasetyo

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android

Soal modifikasi interface, salah satunya seperti Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android. Ada lagi Cara Merubah Icon Baterai Android. Untuk kali ini yang akan kita bahas, Tutorial Cara Merubah Warna Font Android.

Apakah warna font Android ICS bisa dirubah? Jawabnya bisa-bisa saja.

A. Persiapan


Untuk cara saya, saya memakai APK Manager. Fungsinya sama seperti APKMultiTools yang nanti bakal anda pakai. Bahkan lebih lengkap APKMultiTools daripada APK Manager.

B. Fase Eksekusi

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Ambil framework-res.apk dari /system/framework/ kemudian taruh didalam folder APK Manager didalam folder place-apk-here-for-modding

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Buka Script.bat lalu jalankan perintah nomor 9 untuk Decompile apk

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Setelah Decompile selesai, hasil Decompile apk bisa dilihat di dalam folder projects di folder APK Manager

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Arahkan kedalam folder res < values lalu cari colors.xml

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Disini lah waktunya editing. Anda bisa merubah kode-kode warna tersebut sesuai keinginan anda

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Compile hasil editan anda dengan membuka Script.bat lagi lalu pilih nomor 11

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Input huruf Y untuk memberi tanda bahwa file ini merupakan file sistem

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Terakhir, buka folder APK Manager < keep lalu hapus resources.arsc karena kita sudah merubah struktur XML didalam framework-res.apk

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android

Tutorial Cara Merubah Warna Font Android
Hasil Compile bisa dilihat di folder place-apk-here-for-modding. Pindah resources.arsc dari unsignedframework-res.apk ke framework-res.apk. Caranya buka kedua file tersebut lalu Drag
Untuk lebih jelasnya mengenai trouble shooting bisa dilihat langsung di sumber nya di http://androidforums.com/esteem-all-things-root/527865-guide-change-your-font-color.html

Tutorial ini sudah diuji dan berhasil 100% di Android Gingerbread dan ICS.


Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Sunday, 1 September 2013

Menambah Kapasitas Internal Android Dengan Amarullz Script AD2SDX

Menambah Kapasitas Internal Android Dengan Amarullz Script AD2SDX - Ruang penyimpanan memori internal sudah umum menjadi masalah untuk setiap pengguna Smartphone Android. Semua pengguna Android pasti pernah menghadapi saat-saat ketika anda tidak dapat menginstal aplikasi karena kurangnya kapasitas penyimpanan di memori internal.

Hal itu tentu masih ada optional lain untuk mengakalinya yakni dengan memindahkan aplikasi third party ke SDCard, bisa memakai Link2SD, App2SD, Ungaze, ataupun INT2EXT. Tapi biasanya akan ada beberapa kendala lain yang muncul misal app nya tidak bisa dibuka, widget tidak mau berjalan, dan juga aplikasi yang di move tadi menjadi sedikit lemot / lag.

Ada berbagai macam aplikasi di Google Play yang bisa membantu Anda dalam menambah / memperluas kapasitas memori internal. Saat ini saya memakai Link2SD. Tidak ada kendala sama sekali selama saya menggunakannya sebagai metode memindah aplikasi Android ke SD Card. Soal pemilihan app / tweak mana yang bagus dipakai untuk memindah aplikasi ke SD Card, kembali lagi ke diri masing-masing.

Di tutorial ini, yang akan saya bahas yaitu Menambah Kapasitas Internal Android Dengan Amarullz Script AD2SDX.
Menambah Kapasitas Internal Android Dengan Amarullz Script AD2SDX

Apa itu AD2SDX?

AD2SDX merupakan script semacam A2SD / Data2EXT tapi performanya jauh lebih baik lagi. AD2SDX atau yang dikenal sebagai Amarullz Script menyimpan aplikasi dan data di partisi SD-EXT anda dan mount partisi sebagai /data. Tidak akan anda temui lagi kejadian seperti "running out of space" seperti pada kebanyakan Darktremor Script.

Bagaimana cara menggunakan AD2SDX?

Gampang, cukup flash AD2SDX zip via Recovery. Syaratnya anda harus memiliki sebuah partisi EXT (EXT2, EXT3, ataupun EXT4. Saran saya memakai EXT3) dan yang paling penting SD Card anda harus lah yang berkualitas serta memiliki Class 10. Alasannya karena seluruh data Android anda (data memori internal) akan berpindah ke partisi EXT anda sehingga memori internal benar-benar kosong dan untuk menjalankan itu semua SD Card anda harus memiliki tingkat ketahanan yang kuat karena semua proses system Android anda berada di SD Card anda. Bila anda mengabaikan peringatan ini, siap-siap menunggu SD Card anda mati total. AD2SDX sudah diuji dan work di CM7, MIUI, dan ICS ROM.

Download script AD2SDX nya di link berikut ini : http://forum.xda-developers.com/attachment.php?attachmentid=755233&d=1319096938

Untuk lebih jelasnya apa yang akan dilakukan Amarullz Script pada waktu awal booting,
  • Memindah Internal Memory (/data) ke /sd-ext
  • Membuka partisi SDCard-Ext (mmcblk0p2) ke /data
  • Membuat direktori dalvik-cache di Internal Memory data (/sd-ext), dan men-symlink nya ke mmcblk0p2 (/data)
  • Membuat direktori data di mmcblk0p2 (/data) dan men-symlink nya ke Internal Memory data (/sd-ext)
  • Membuat symlink dari app, app-private, app_s dan lib_s from mmcblk0p2 (/data) ke Internal memory data (/sd-ext)
  • Membuat symlink ke semua non-symllink dari Internal Memory data (/sd-ext) ke mmcblk0p2 (/data)
Selamat mencoba Amarullz Script (AD2SDX). Ingat! Resiko ditanggung oleh anda sendiri! Segala bentuk kerusakan akibat mengikuti tutorial diatas bukan menjadi tanggung jawab penulis!

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Saturday, 31 August 2013

Cara Menambah Memori Internal Android dengan INT2EXT

Cara Menambah Memori Internal Android dengan INT2EXT - Ruang penyimpanan memori internal sudah umum menjadi masalah konstan untuk setiap pengguna Smartphone Android. Semua pengguna Android pasti pernah menghadapi saat-saat ketika anda tidak dapat menginstal aplikasi karena kurangnya kapasitas penyimpanan di memori internal.

Hal itu tentu masih ada pilihan lain untuk mengakalinya yakni dengan memindahkan aplikasi third party ke SDCard, bisa memakai Link2SD, App2SD, Ungaze, ataupun Amarullz. Tapi biasanya akan ada beberapa kendala lain yang muncul misal app nya tidak bisa dibuka, widget tidak mau berjalan, dan juga aplikasi yang di move tadi menjadi sedikit lemot / lag.

Ada berbagai macam aplikasi di Google Play yang bisa membantu Anda dalam menambah / memperluas kapasitas memori internal. Saat ini saya memakai Link2SD. Tidak ada kendala sama sekali selama saya menggunakannya sebagai metode memindah aplikasi Android ke SD Card. Soal pemilihan app / tweak mana yang bagus dipakai untuk memindah aplikasi ke SD Card, kembali lagi ke diri masing-masing.

Di tutorial kali ini, yang akan saya bahas yaitu Cara Menambah Memori Internal Android dengan INT2EXT.

Apa INT2EXT itu? INT2EXT adalah script untuk meningkatkan ukuran / kapasitas memori internal Android anda dengan membuat sebuah partisi di SD card. Jadi sebetulnya bukan memori internal nya yang benar-benar bertambah melainkan pertambahan itu dibantu oleh SD Card kita.

Script ini diberi nama INT2EXT oleh pengembangnya, croniccorey. Script ini hanya untuk perangkat Android dengan status ROOTED dan untuk ROM yang sudah support init.d. (Baca Cara Mengaktifkan init.d Pada Android).

Berikut adalah tutorial singkat untuk menerapkan script ini.

DWYOR! - Do With Your Own Risk!

A. Persyaratan

Catatan : Anda harus mempartisi SD Card anda sedemikian rupa sehingga partisi anda harus berada dalam rasio 5:1 dengan penyimpanan memori internal. Berarti jika anda memiliki media penyimpanan internal 100MB, partisi tidak boleh melebihi 500MB. Untuk kinerja yang optimal tidak disarankan membuat partisi di atas 1GB. Satu lagi, hapus seluruh data yang berkaitan dengan Link2SD, A2SD, S2E, DC2SD dan lain-lain misal anda pernah menggunakannya.

B. Fase Eksekusi
  • Taruh file script INT2EXT kedalam SD Card anda
  • Boot Android anda ke CWM Recovery
  • Flash seperti biasa
  • Reboot
FAQ bisa dilihat di thread resminya (http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1716124)

Cara Menambah Memori Internal Android dengan INT2EXT

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Monday, 26 August 2013

Trik Supaya Android Tidak Menjadi Lemot

Trik Supaya Android Tidak Menjadi Lemot -Smartphone Android bisa kita temui dimana saja. Jenisnya beragam pula mulai dari kelas low-end hingga high-end. Dari penggolongan kelas tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa Android kelas low-end dan high-end tentu sangat berbeda apalagi soal performa.

Beberapa orang mengeluhkan bahwa smartphone Android mereka lemot, sering hank, freeze, bahkan restart sendiri. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya tak lain dan tidak bukan yakni soal management aplikasi.

Banyak tidaknya jumlah aplikasi Android sangat memegang peran penting dalam kestabilan kinerja. Untuk membuktikannya bisa dicoba sendiri nanti. Di tutorial Trik Supaya Android Tidak Menjadi Lemot yang tersebar di Google juga banyak yang menyarankan untuk menghapus aplikasi-aplikasi yang hanya menyampah.

Selain itu untuk mencegah terjadinya lag pada Android, khusus Android versi 4.0+ ada sebuah menu khusus didalam tab Developer di menu Settings yaitu Force GPU Rendering. Menu tersebut bisa kita manfaatkan untuk menambah speed Android kita karena secara tidak langsung GPU kita akan diolah kembali secara paksa yang bisa untuk menambah performa.

Untuk trik supaya Android tidak menjadi lag / lemot, ada beberapa teknik yang cukup Advanced yang bisa anda coba.

Trik Supaya Android Tidak Menjadi Lemot

Ingat! Ini trik Advanced. Hati-hati dalam penggunaannya. Baca sesuai prosedur. Bila anda ragu untuk menerapkan, bisa anda beralih ke opsi yang lain. Dan juga anda tidak diharuskan untuk mengaplikasikan semua trik dibawah ini. Cukup satu atau dua saja & jangan berlebihan.

Ini merupakan artikel menambah performa Android yang pertama kali saya terbitkan. Didalamnya terdapat beberapa step yang semuanya tidak membutuhkan skill khusus dalam hal oprek Android karena semua step nya hanya menggunakan aplikasi pihak ketiga saja.
Pada seri kedua ini step nya sudah sedikit advanced yang tentunya beresiko besar bila smartphone Android anda tidak cocok dengan cara ini. Bagian kedua ini menggunakan update flash zip yang namanya Ultimate Tweaks. Isinya beberapa tweak Init.D dan build.prop
Bagian ketiga sama seperti di bagian pertama. Hanya saja bagian ketiga lebih saya tekankan pada pengaturan RAM Android.
Seri keempat, membahas tentang tips dan kiat-kiat meringankan kinerja Android dengan sedikit pembenahan terhadap system dan settings. Seperti menghapus aplikasi system yang tidak berguna, gunakan widget secukupnya, jangan menggunakan task killer scheduler, dan lain-lain.
Seri terakhir (dan insya Allah akan berlanjut) membahas soal ODEX dan DEODEX. Dengan kemampuan dan kelemahan yang dimiliki keduanya, keduanya sama-sama mempunyai kehebatan dalam meringankan performa Android.
Seeder merupakan aplikasi yang direkomendasikan di forum XDA Developer. Kegunaan aplikasi ini lebih mengarah ke 'Lag Reduction' (penghambat Lag). Saking spesialnya, aplikasi ini perlu saya buatkan artikel khusus dan tidak mencampurnya dengan aplikasi-aplikasi lain.
Pimp My Rom yang disebut-sebut sebagai aplikasi All-In-One terbaik dikategorinya merupakan sebuah tool yang  sangat lengkap untuk anda yang suka dengan cara-cara yang serba instant. Dengan Pimp My Rom anda bisa dengan mudah mengaplikasikan beberapa tweak langsung kedalam system hanya dengan menggunakan satu kali klik. baca lebih lanjut bila anda merasa penasaran.
Rakun Optimizer, sebuah aplikasi lokal yang isinya ialah hasil modifikasi dari script SuperCharger untuk management RAM. Aplikasi ini berguna untuk anda yang memiliki smartphone super lamban.
Bila anda tahu apa itu Juwe RAM Script, tentunya anda tahu apa itu Init.D. Dengan Init.D kita bisa menginject banyak tweak yang fungsinya bermacam-macam salah satunya untuk meningkatkan kecepatan Android. Init.D cara kerjanya yaitu me-load tweak yang berada didalamnya pada saat smartphone Android reboot. Beberapa aplikasi seperti Link2SD untuk memindah aplikasi Android ke SD Card juga memakai Init.D ini
Ceritanya pada waktu itu saya sedang menjelajah masuk ke forum-forum yang berada di XDA. Kemudian saya kumpulkan beberapa buah tangan yang manis yang sudah saya filter salah satunya Pure Graphic HD. Dengan size nya yang tidak lebih dari 300KB, flashable zip ini mampu menambah score AnTuTu X10 Mini saya hingga 300 dibagian graphic. Lumayan kan?
Ini bukan tutorial swap yang merubah eksternal menjadi internal itu lo ya? Melainkan swap yang berfungsi sebagai virtual memory (RAM virtual). Dengan virtual memory, berarti Android anda masih memiliki sedikit cadangan RAM untuk nantinya digunakan bila Android anda sedang berada di space RAM yang kritis.
ZRam masih ada kaitannya dengan swap. Hanya saja ZRam ini mengambil dari kapasitas RAM nya langsung, tidak seperti swap atau swap file yang mengambil space untuk dijadikan virtual memory dari SD Card.
Overclock atau menaikkan clock CPU Android mampu mendobrak kinerja Android yang lemot dan sering nge-Lag. Prinsipnya bila pada titik maksimal smartphone anda hanya mentok pada 600MHz saja, sekarang kita naikkan menjadi 710MHz atau yang semacamnya.
Sebetulnya ini sama seperti tutorial nomor satu. Hanya beda tool nya saja. Resep yang satu ini juga wajib anda coba.
 
Semoga bermanfaat.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya/berdiskusi soal android. 

Saturday, 24 August 2013

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah - Kali ini akan saya praktekkan bagaimana caranya mengubah icon baterai android dengan mudah. Silakan disimak.

Persyaratan

1. Sudah terinstall aplikasi Root Explorer
2. Komputer / laptop
3. 7zip/winzip/winrar
4. DWYOR (Do With Your Own Risk)

Download
Download Battery Images from XDA
Silakan pilih dan download salah satu battery images yang ada di sana, awas jangan sampai bingung milihnya karena icon baterainya keren-keren.

Dalam tutorial ini saya memilih icon baterai Axiom Battery - Stock Vertical, hasil download berupa file zip yaitu Axiom-StockVert-reverepats.zip. Simpan file zip tersebut di komputer.


Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Langkah 1
Ambil file SystemUI.apk dari HH. Caranya pakai aplikasi Root Explorer, langsung menuju folder system/app, cari SystemUI.apk, tekan agak lama SystemUI.apknya, pilih Copy. Setelah itu Paste ke folder sdcard.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Rename SystemUI.apk menjadi SystemUIbackup.apk, ini bertujuan untuk file backup-an.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Langkah 2
Pindahkan file SystemUIbackup.apk ke komputer. Caranya terserah, bisa lewat kabel data/card reader/bluetooth juga bisa. Kemudian rename dulu file SystemUIbackup.apk menjadi SystemUI.apk. Sehingga dalam komputer ada dua buah file yaitu SystemUI.apk dan Axiom-StockVert-reverepats.zip seperti ini.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Langkah 3
Buka arsip SystemUI.apk dan Axiom-StockVert-reverepats.zip menggunakan 7zip/winzip/winrar. Caranya klik kanan pada filenya pilih buka arsip/open archive.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Setelah kedua arsip file terbuka, dengan cara drag pindahkan semua isi file dari arsip Axiom-StockVert-reverepats.zip ke folder arsip SystemUI.apk\res\drawable-hdpi\. Jika ada peringatan, pilih Yes.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Jika sudah, close kedua arsip tersebut.

Langkah 4
Pindahkan file SystemUI.apk yang sudah diedit tadi ke dalam sdcard. Caranya terserah, bisa lewat kabel data/card reader/bluetooth juga bisa. Sentuh agak lama pada file SystemUI.apk, pilih Copy, kemudian Paste ke folder system dulu. (Pastikan Mountrd as r/w, lihat gambar)

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Masih dalam folder sytem, sentuk agak lama lagi file SystemUI.apk, pilih Permissions, lakukan setting permissions seperti gambar, lalu OK.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Masih dalam folder sytem, sentuh agak lama lagi file SystemUI.apk nya, pilih Move, Paste ke folder system/app, jika ada peringatan pilih Yes. Ada kemungkinan HH akan mengalami hang sejenak, namun jika terus menerus hang, tinggal copot batere saja.

Cara Merubah Icon Baterai Android Dengan Mudah

Langkah 4
Keluar dari aplikasi Root Explorer, kemudian restart HHnya, selamat icon beterainya sudah berubah sekarang :belo

***

[UPDATE] Fix 1% Baterai Icon
Khusus Stock ROM
Jika setelah dicoba cara di atas ada masalah dengan icon batere, contohnya icon batere tetap di posisi 100% saja atau mungkin perubahan icon baterai hanya pada angka % tertentu, silakan install SystemUI_battery_1%.zip via CWM.
Download SystemUI_1%.zip

Sumber : hsp21 blog - Referensi : xda developers

Monday, 19 August 2013

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root - Pada tahun 2004, Android awal mulanya adalah sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk kamera. Dulu bukan Android namanya. Suatu ketika saat para pengembang sistem operasi ini sadar bahwa di masa yang akan datang kamera tidak akan menghasilkan karya yang menakjubkan seperti sekarang ini, sistem operasi tersebut dialihkan ke device smartphone.

Lantas apa yang membedakan OS ini dengan OS lain yang lebih dulu ada? Android base nya ada di Linux, sebuah sistem operasi Open Source untuk desktop. Dengan membawa nama Open Source ini Android didaulat bebas untuk dikembangkan alias berhak untuk dimodifikasi sebebas mungkin sesuai keinginan penggunanya.

Tapi, masih ada tapinya. Walaupun Android itu sistem operasi Open Source namun tidak semua user bisa begitu saja mengotak-atik Android. Kemungkinan bila dipikir ulang demi menjaga keamanan sistem, Android dikunci oleh pihak pengembangnya sehingga akan membuat user-user yang tidak membutuhkan modifikasi tingkat lanjut bisa lebih safety / aman.

Untuk memulai mengoprek Android, kita harus mempunyai sebuah akses ke sistem. Bisa dikatakan kita harus menjadi 'Administrator' -- pada Windows --. Layaknya Symbian V3 yang biasa disebut 'Hack', iPhone yang sebutannya itu 'Jail Break', Android sendiri mempunyai nama 'SuperUser'.

Yah.. Nostalgia Linux deh akhirnya.

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root
Kebanyakan orang bilang "be a SuperUser on your device". So, how to be? Itu mudah :) Tutorial rooting Android banyak beredar diluar disana. Apapun jenis Android anda pasti bisa di root. Atau kalau mau nyari di blog ini juga ada sedikit Tutorial Rooting Android.

Yang jadi masalah disini adalah terkadang ada sebuah kejadian dimana walaupun kita sudah me-root smartphone kita, sudah muncul aplikasi SuperUser / SuperSU, tapi masih saja tidak ada akses SuperUser.

Kasusnya sama persis seperti yang sedang dialami salah seorang pengunjung yang kemarin sempat berdialog dengan saya.

Jujur saja saya belum pernah mengalami hal serupa. Meskipun terkadang pada waktu saya memilih-milih custom ROM yang tersebar di forum ada sebuah notice yang bila SuperUser nya error disuruh menginstal super_su_fix.zip yang sudah disediain tapi untungnya tidak pernah saya alami.

Hal tersebut sebenarnya mungkin saja terjadi apabila binary dari SuperUser nya rusak. Juga bisa saja terjadi entah karena ada file SuperUser di system Android mengalami kerusakan (corrupt) dan semacamnya.

Lalu bagaimana langkah penyelesaiannya? Ada lima cara yang bisa anda coba.
  1. Cara pertama : Rubah default access SuperUser nya menjadi Grant / Allow. Menu nya ada di Settings / Preference didalam SuperUser. Setelah itu test ke satu per satu aplikasi anda yang menggunakan akses root
  2. Cara Kedua : Update binary SuperUser anda. Menu nya ada di dalam SuperUser (bukan SuperSU). Sesudah itu, test
  3. Cara ketiga : Install Superuser Update Fixer (download di Google Play) fungsi nya sama seperti namanya
  4. Cara keempat : Re-install aplikasi SuperUser nya (bisa download lagi di Google Play) guna mendapatkan SuperUser versi terakhir & binary script yang baru
  5. Cara kelima : Root ulang Android anda memakai tutorial yang berbeda
Silahkan mencobanya satu per satu untuk Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root. Untuk yang kemarin, solusinya ada di nomor 4. Entah itu berlaku untuk anda atau tidak.

Android yang sudah berstatus ROOTED namun tidak mendapatkan hak akses root bisa jadi karena kerusakan binary. Hal itu biasanya dialami oleh smartphone yang memakai custom ROM. Biasanya disertai juga dengan error-error yang lain. Tapi untuk stock ROM, ya wallahu alam hanya Allah yang tahu ^_^

Mudah-mudahan tutorial diatas dapat membantu anda dalam menuntaskan problem ini serta bisa dijadikan referensi bila kelak anda mengalami hal serupa.

Sekian tutorial Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root ini.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Sunday, 4 August 2013

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System - Sejak banyak beredarnya tutorial-tutorial oprek system Android seperti edit vold.fstab untuk merubah memori eksternal menjadi internal, edit SystemUI untuk menambah speed internet di status bar Android, edit framework untuk merubah background aplikasi Android menjadi transparan, edit build.prop untuk menambah kecepatan internet Android, dan lain-lain tidak sedikit yang mengalami kegagalan. Entah itu kesalahan ia sendiri karena tidak memperhatikan tutorial atau memang tutorial yang ia baca yang salah kaprah yang jelas ada sesuatu yang bermasalah..

Mungkin akan lebih mudah persoalannya bila error / bootloop yang terjadi bukan karena kesalahan system melainkan kesalahan konfigurasi. Misalnya salah install font Android menggunakan Font Changer. Tinggal di wipe melalui recovery atau CWM Recovery insya allah semuanya cepat terselesaikan karena yang salah hanyalah konfigurasinya saja. Tapi lain urusan bila yang rusak itu file system. Biarpun di wipe tidak mungkin sembuh karena kerusakan file system biasanya terjadi karena kesalahan value didalam suatu file.

Pastinya anda tahu sendiri bukan maksud saya itu apa? :)

Salah satu cara yang paling mudah untuk memperbaiki masalah ini yaitu install ulang ROM. Namun ada tapi nya lagi. Kasusnya lumayan ribet juga karena selain semua aplikasi, sms, contact, dan lain-lain akan hilang (karena di wipe) cara-cara flashing ROM Android lumayan membingungkan bagi orang yang masih awam. Terlebih untuk smartphone lokal seperti Cross, Mito, Nexcom, GTab, Andromax, dan lain-lain sangat sulit untuk mendapat mentahan firmware.

Syukur-syukur bila anda mempunyai backupan ROM dari CWM Recovery. Kalau tidak?

Dulu ada pengunjung yang masih saya ingat dan sering chattingan dengan saya  hingga sekarang namanya mas Prapto. Ia pernah bertanya, "Mas yusron ada cara yang paling mudah apa tidak untuk mengatasi bootloop selain flashing ROM kalau kita salah edit build.prop atau vold.fstab atau framework? Kan sayang nanti data-data kita hilang semua".

Hal itu baru bisa saya jawab sekarang. Silahkan disimak.

Untuk kerusakan isi system, di wipe pun tidak mungkin bisa terselesaikan. Karena alasannya itu tadi. Betul? Dengan menginstall ROM baru, kemungkinan berhasil sudah tentu. Tapi akan ada beberapa persoalan yang bakalan muncul.
  1. Semua data anda akan hilang (aplikasi, sms, contact, konfigurasi). *Berlaku untuk ROM baru, bukan ROM Backupan dari CWM
  2. Android anda akan ketambahan file system yang ada didalam ROM yang baru. Aplikasi-aplikasi system yang sudah anda hapus akan kembali lagi. *Berlaku untuk ROM baru, bukan ROM Backupan dari CWM
  3. Prosesnya tidak efisien karena prinsipnya kita 'menumpuk' kesalahan-kesalahan system yang sekarang dengan ROM yang baru. Jadi bila hanya build.prop nya saja yang rusak, dengan kita menginstall ROM yang baru maka semuanya akan di re-generasi ulang (tidak hanya build.prop nya)
Untuk memudahkan itu semua, saya mengambil jalan pintas. Prinsipnya memang sama yaitu menumpuk file lama dengan file yang baru misal bila build.prop lama rusak kita ganti dengan build.prop yang normal yang kita miliki. Jadi hanya satu file itu saja yang diganti, tidak secara keseluruhan dan tentunya ini tanpa wipe data / factory reset.

Memperkenalkan, Simple Flashable Restore V1.

Simple Flashable Restore V1 adalah flashable zip yang saya buat guna memudahkan kita dalam me-restore file system.

Memang ini sepele tapi ini amat sangat membantu :p

Cara kerjanya tinggal di flash saja seperti biasa lewat CWM Recovery dengan sedikit instruksi yang harus anda baca.

Step by Step Menggunakan Simple Flashable Restore V1
  • Sebelum anda melakukan flashing Simple Flashable Restore V1, persiapkan dulu sebuah file yang masih fresh dan tidak rusak. Misal di Android anda yang rusak itu framework-res.apk nya, persiapkan framework-res.apk yang masih normal. Lantas darimana kita mendapatkannya? Itu sesuka-suka anda. Bila anda memiliki file backupannya, bisa digunakan. Atau kalau custom ROM lah yang sedang anda pakai juga lebih mudah lagi. Tinggal ambil framework-res.apk nya dari instalan custom ROM tersebut lalu copy. Atau kalau perlu minta lah framework-res.apk ke teman anda :p
  • Download  Simple Flashable Restore V1 disini
  • Ekstrak semua isinya (folder META-INF dan system) kedalam komputer lalu buka folder system nya
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
  • Didalam folder system, akan anda lihat folder-folder dasar yang mungkin familiar bagi anda. Selanjutnya masuk kan file yang akan anda inject sesuai dengan tempatnya, kalau file aplikasi di folder app, kalau framework-res.apk di folder framework, sesuaikan dengan yang anda butuhkan.
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Sebagai contoh saja, katakan Android saya tidak bisa booting karena Boot Animation nya rusak. Maka saya harus menggantinya dengan yang baru. Jadi saya harus memasukkan bootanimation.zip kedalam folder media.

Tapi saya juga ingin menginject suatu aplikasi ke folder app. Namanya CacheMate.

Ya sudah caranya tinggal copy seperti biasa saja kedalam foldernya. Tidak perlu rubah permissions apapun karena sudah diatur oleh binary.

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System


  • Selesai, sekarang jadikan zip kedua folder tadi (META-INF dan system) memakai WinRAR atau 7ZIP atau software compressor yang lain. Terserah mau anda kasih nama apa.
Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
  • Terakhir, eksekusi menggunakan CWM Recovery. Saya memakai CWM versi 6.0.3.2 berhasil
 Hasilnya sebagai berikut :

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
Sebelum inject CacheMate melalui CWM Recovery

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
Sesudah inject CacheMate melalui CWM Recovery

Memperbaiki Android yang Bootloop Karena Kerusakan File System
CacheMate.apk di folder /system/app/
Jadi sekarang anda tidak perlu khawatir lagi bila anda salah mengedit suatu file didalam system. Tinggal inject menggunakan Simple Flashable Restore V1 maka semuanya akan kembali normal.

Yang terpenting sebelum anda memulai kegiatan modding, pastikan anda sudah memiliki backupan (apapun itu) untuk menghindari hal yang tidak anda ingini.

Dan satu lagi. Gunakan flashable zip diatas dengan bijak. Masukan positif dari anda sangat saya tunggu.

Happy modding..

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Tuesday, 30 July 2013

Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3

Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3 - Dulu saya pernah membuat tutorial cara memindah aplikasi Android ke SD Card menggunakan Link2SD dengan file system FAT32. Alasan saya memakai FAT32 karena sudah dijelaskan disitus resminya Link2SD bahwa tidak semua jenis smartphone support menggunakan partisi EXT (EXT2, EXT3, EXT4) sedangkan FAT32 bisa dipastikan support. Kalaupun support memakai EXT, partisi EXT tersebut sebenarnya masih memiliki beberapa kelemahan.

Terkadang EXT2 bug nya suka nge-lag. Selain itu yang bikin saya paling tidak suka dengan EXT2, selain EXT2 ini kurang sempurna, SD Card yang second partition nya dibuat EXT2 maka first partition nya tidak akan terbaca di Windows. Generasi selanjutnya EXT2 yakni EXT3 hasil penyempurnaan EXT2 sudah lebih baik, sudah ada banyak peningkatan dan EXT4 yang merupakan hasil revisi dari EXT3 yang hingga saat ini masih menjadi yang paling tinggi justru malah kurang stabil. Sehingga hanya EXT3 lah yang daya kinerjanya tercatat normal untuk Android.

Baru-baru ini saya membeli sebuah hape yaitu Xperia Mini ST15i. Sudah saya oprek sedemikian rupa dan tentunya cara yang saya pakai untuk memindah aplikasi ke SD Card yaitu dengan menggunakan Link2SD.

Saya menyadari bahwa FAT32 itu bisa dipakai di smartphone apa saja tapi sebetulnya menurut pengamatan saya FAT32 memiliki kelemahan. Salah satunya aplikasi yang terlink dengan Link2SD bila dibuka terkadang sering 'not responding'. Hal itu bisa diselesaikan dengan mengganti SD Card kita ke class 10 (untuk hasil yang paling maksimal). Tapi kalau tidak, anda harus menanggung dan menikmati sendiri pedas manisnya menggunakan FAT32. Atau mungkin normal-normal saja di smartphone Android anda?

Sebagai alternatif lain, tidak ada salahnya anda mencoba EXT3 tersebut. Mungkin EXT3 lebih baik performanya di smartphone anda.
 
Tapi tenang tentunya saya tidak sekedar menyuruh anda untuk memakai EXT3 lalu urus saja sendiri masalah trouble shooting nya karena disini saya akan memberikan Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3.
 
Hal ini dilatar belakangi oleh Xperia Mini saya yang kebetulan tidak support EXT juga. Biasanya hampir seluruh custom rom CyanogenMod sudah support partisi EXT tapi untuk saat ini saya sedang tidak memakai MiniCM.

Tutorial ini sama mudahnya dengan tutorial yang sebelumnya (cari di kategori Modding didalam Sitemap).

A. Persiapan
  • Pertama yang harus dipersiapkan untuk memulainya yaitu second partition SD Card. Silahkan baca Cara Mempartisi SD Card Android untuk Link2SD. Perlu diingat kembali, yang akan kita pakai yaitu partisi jenis EXT3 jadi pada waktu pemartisian pilih EXT3 bukan FAT32 seperti yang ada di tutorial diatas.
  • Kedua, download data untuk membuat Android anda support EXT3. Download EXT3.ZIP disini.
  • Ketiga, download Link2SD versi terbarunya di Google Play Store. Atau cari di Google juga tidak masalah. Untuk saat ini seri terakhirnya versi 2.4.4.
  • Keempat yang akan menentukan semuanya yaitu ROOT. Sudahkah Android anda berstatus ROOTED?
  • Kelima, Root Explorer :)

B. Fase Eksekusi
  1. Sesudah anda mempersiapkan segala keperluan diatas, pindahkan data EXT3.ZIP yang sudah anda download ke SD Card. Kemudian ekstrak. Ada dua file didalamnya yaitu ext3.ko dan jbd.ko
  2. Pindah file ext3.ko dan jbd.ko ke /system/lib/modules/ dan rubah permissions nya menjadi rw-r--r--
  3. Buka folder /system/etc/ cari install-recovery.sh
  4. Rubah isinya menjadi seperti berikut  lalu SAVE :
#!/system/bin/sh
#added by link2sd
sleep 2
insmod /system/lib/modules/jbd.ko
insmod /system/lib/modules/ext3.ko
mount -t ext3 -o rw /dev/block//vold/179:2 /data/sdext2
mount -t ext3 -o rw /dev/block/mmcblk0p2 /data/sdext2
Secara default, mungkin isinya #!/system/bin/sh. Kemudian hapus saja itu semua dan ganti dengan yang diatas.

Baik proses editing EXT3 nya sudah selesai, kini anda bisa menginstall Link2SD lalu pilih jenis partisi EXT3 pada waktu awal membuka EXT3.  Klik OK bila muncul warning Mount script created lalu reboot.

Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3

Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3

Tutorial Cara Install Link2SD Android Memakai Partisi EXT3

Bila ada kendala yang terjadi pada anda, bisa langsung diutarakan di kotak komentar dibawah.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.

Monday, 29 July 2013

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android - Seminggu yang lalu saya off dari sosial media karena smartphone Android saya satu-satunya (Xperia X10 Mini) laku terjual dengan niat ingin upgrade ke yang lebih tinggi lagi. Sudah tahu belum?

Dari awal yang saya incar hanya satu. Yakni Xperia Mini ST15i. Nah itu kan smartphone jadul? Tidak juga. Alasan saya memilih hape tersebut selain murah (pas dengan ukuran kantong saya), tergolong Xperia 2011, dibekali processor 1GHz Snapdragon memori internal 380MB dan ram 410MB serta kamera 5MP berfitur HD rasanya sudah cukup lengkap untuk menggantikan X10 Mini yang isinya hanya alakadarnya saja.

Dan alhamdulillah sesuai target yang saya tetapkan sekitar empat sampai lima hari saya vakum untuk mencari Xperia Mini akhirnya dapet juga. Saya membeli Xperia Mini full set seharga 920 ribu.

Walaupun masih beberapa hari saya menggunakan smartphone tersebut tapi sudah lumayan banyak pengalaman yang saya dapat. Pas awal baru dapet, malem itu juga (sekitar pukul sembilan) saya tidak tidur hingga duhur hari berikutnya. Oprek sana oprek sini flashing kernel ganti rom ganti kernel Lupus, Kappa, XKernel, balik lagi ke stock, install ROM ini itu install Zelly Cream install Revolution ICS HD install tweaks ini itu dan sampai sekarang saya masih belum puas untuk melanjutkannya :D

Salah satu hal yang saya peroleh pada waktu ngoprek dan masih membuat bangga saya hingga sekarang yaitu Tabbed Menu di notifikasi Android. Seperti ini :

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Emang kenapa kok saya bisa suka? Biasanya kalau bawaan ROM CyanogenMod hanya Slide Menu saja yang isinya toggle-toggle untuk mengaktifkan power. Namun berbeda dengan SystemUI buatan member XDA ber-nickname Serajr ini. Isinya lengkap diantaranya Recent notification, Toggle untuk menyalakan power berbentuk grid, Slider brightness contrast volume dan lain-lain, Drawer aplikasi (grid juga), dan satunya lagi Recent application. Keren gak tuh.

Biasanya tabbed menu seperti diatas sudah ada dihampir seluruh custom ROM Xperia 2011. Jadinya ya sudah pasaran sih emang.

Bagi yang tertarik untuk mencobanya, berikut cara Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android. Kita lakukan cara yang manualnya saja.

Pertama yang harus diperhatikan sebelum mencobanya, tutorial berikut hanya untuk smartphone Android versi ICS MDPI. Selain itu tidak bisa. Untuk yang HDPI sepertinya ada sendiri tutorialnya. Kedua, silahkan anda buat Nandroid Backup dulu siapa tahu nanti terjadi bootloop / error. Baca tutorial Cara Membuat Nandroid Backup.

Step by step :
  1. Download v10.1_Serajr_SystemUI.apk dan v10.1_Serajr_SystemUIPreferences.apk lalu pindah ke SD Card
  2. Rename keduanya, hilangkan kata v10.1_Serajr_ sehingga menjadi SystemUI.apk dan SystemUIPreferences.apk
  3. Pindah kedua file tersebut ke folder /system/app/ menggunakan Root Explorer (disarankan!) dan replace saja bila ada warning yang keluar
  4. Rubah permission kedua file tadi menjadi rw-r--r-- dengan cara menekan + menahannya kemudian geser kebawah, pilih Permissions. Perhatikan gambar dibawah nanti
  5. Setelah selesai, barulah anda bisa mereboot perangkat anda
Menambah Tabbed Menu di Notifikasi Android

Kalau berhasil bisa langsung anda lihat nanti dibagian menu notifikasi Android anda :)

Tutorial diatas sudah saya test di Xperia Mini ST15i dan berhasil dengan sangat lancar.

Bila ada kendala, silahkan ditanyakan.
 
Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.